Tempat berkumpul dan berbagi informasi

Kamis, 23 Juli 2015

Soal Pendidikan Agama Islam Kelas 1 Bab 1 "Surat Al-Fatihah"

Bab 1 Pendidikan Agama Islam kelas 1 SD adalah tentang Surat Al-Fatihah. Dimana pada anak-anak kelas 1 diajarkan semua tentang surat Al-Fatihah. Selain belajar mengenai surat Al-Fatihah, tentang berapa banyak suratnya, anak-anak kelas 1 juga diminta untuk bisa melafalkan surat tersebut. Setelah melafalkan sesuai makhroj dan panjang pendek yang benar, anak-anak diminta menghafalkannya.

Pada postingan kali ini saya akan membuat soal mengenai materi surat Al-Fatihah. Saya akan membuat soal pilihan ganda sebanyak 20 soal pilihan ganda dan 10 soal essay. Semoga bisa membantu teman-teman yang sedang mencari soal-soal pendidikan agama islam.


Soal Pendidikan Agama Islam Kelas 1 Bab 1 "Surat Al-Fatihah"

1. Surat Al-Fatihah artinya....
a. Pembukaan al-qur’an
b. Isi al-qur’an
c. Penutup al-qur’an

2. Dimana surat Al-Fatihah diturunkan...
a. Madinah
b. Mekah
c. Musdalifah

3. Surat Al-Fatihah ada ..... ayat
a. Tujuh
b. Delapan
c. Sembilan

4. Sebelum membaca al-qur’an sebaiknya terlebih dahulu membaca.....
a. Bismillah
b. Ta-awuz
c. Hamdalah

5. Surat Al-Fatihah wajib dibaca setiap...
a. Puasa
b. Zakat
c. Shalat

6. Maliki ......
a. Yaumid din
b. Mustaqim
c. ‘alaihim

7. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta...
a. Bumi
b. Alam
c. Langit

8. Bismillahir rahmanir .....
a. Rahim
b. Rahem
c. Rajim

9. Wa iyyakanas ....
a. Ta’in
b. Ta’im
c. Taqim

10. Ihdinas siratal .....
a. Mustaqim
b. Alaihim
c. Nirrahim

Essay :
1. Dimana surat Al-Fatihah di turunkan....
2. Siapa perantara yang sudah menurunkan surat Al-Fatihah pada Nabi Muhammad....
3. Apa arti surat Al-Fatihah....

Untuk soal nomor 4 sampai 7 silahkan jodohkan soal dibawah ini :


Soal Bahasa Indonesia Kelas 3 Semester 1 dan 2

Mater Bahasa Indonesia kelas 3 berisi tentang pelajaran mengenai tempat umum, penggunaan huruf kapital, mengungkapkan pendapat dan saran, membaca dan menulis puisi, menirukan dialog drama dalam telephone dan juga membuat pertanyaan dengan kata tanya. Pada postingan kali ini saya membuat soal dari seluruh materi, saya meringkasnya menjadi 20 soal essay. 

Tak usah berlama-lama lagi, yuk simak soal yang sudah saya buat. Oia, saya sengaja tidak menyertakan jawaban dari soal-soal di bawah ini, jika teman-teman tidak mengetahui jawaban dari soal yang saya buat ini, silahkan hubungi saya melalui kontak yang ada di laman kontak.

Soal Bahasa Indonesia
Kelas III

Buatlah pertanyaan berdasarkan jawaban yang telah tersedia berikut ini!
1.      Pertanyaan : _____________________________________
         Jawaban     : Apotek adalah tempat menjual dan meramu obat-obatan berdasarkan resep dokter.

2.      Pertanyaan :_____________________________________
         Jawaban     :pasar adalah tempat orang melakukan jual beli.

3.      Pertanyaan :_____________________________________
         Jawaban     :Tempat umum adalah tempat yang digunakan untuk masyarakat umum.

4.      Pertanyaan :_____________________________________
         Jawaban     :  Rumahku ada di jalan patimura

5.      Pertanyaan :_____________________________________
         Jawaban     : Nama adikku Syiffa.

Rangkailah kata-kata berikut menjadi kalimat!
6.      Kereta api – sebelum – naik – saya – karcis – membeli
         _______________________________________________

7.      Meminjam – di perpustakaan – Tina  - pelajaran – buku
         _______________________________________________

8.      Ayah – ke kantor – bekerja – pergi – ibu – dan
         _______________________________________________

9.      Ibu – ke pasar – adik – bersama – sayur – membeli.
         _______________________________________________

10.    Pergi – keluarga – Pak Toni – bertamasya.
         _______________________________________________

Salin kalimat dibawah ini sesuai ejaan yang tepat dan benar.
11.    Aku adik dan kakak belajar bersama di rumah
         _______________________________________________

12.    Ibu pergi kepasar membeli sayur daging dan beras
         _______________________________________________

13.    Hari minggu yang lalu dina diajak ayah ke bandara
         _______________________________________________

14.    Paman rudi akan berangkat ke bandung naik kereta api
         _______________________________________________

15.    Keluarga eva pergi tamsya bulan agustus
         _______________________________________________

Lengkapilah kalimat-kalimat dibawah dengan kata depan ‘di’ dan ‘pada’!
16.    Didin belajar ……… malam hari
17.    Ibu berbelanja ….. pasar
18.    ……. hari Senin sekolahku mengadakan upacara.
19.    Bagus tertidur ….. kursi karena kelelahan
20.    Ayah pergi memancing…. hari Minggu.

Soal Bahasa Indonesia Kelas 2 Semester 1 dan 2

Setahun sudah berlalu blog ini di anggurin begitu saja, karena saya lebih fokus pada blog yang lain. Namun saat memasuki tahun ajaran baru, saya jadi kepikiran untuk membuat soal ulangan anak SD mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Sebenarnya semua soal-soal itu untuk mempermudahkan saya sendiri saat memberikan les pada murid les saya. Karena kalau tidak saya buat jauh-jauh hari, saya suka ribet sendiri saat musim ujian tiba. Dan agar tidak hilang, saya pun menyimpannya pada blog ini. 

Pada postingan kali ini, saya akan memposting soal bahasa Indonesia yang saya rangkum dari semester 1 dan semester 2, yang terdiri dari soal essai sebanyak 20 soal. 

Soal Bahasa Indonesia 
Kelas II

Susunlah menjadi kalimat yang tepat dan benar !!
1.    Murid – Doni – nakal –di  kelas - paling
       ______________________________________
2.    Memakai – sepatu – Dina – baru
       ______________________________________
3.    Rajin – Doni – di rumah – belajar
       ______________________________________
4.    Rajin – sangat – Doni – menabung
       ______________________________________
5.    Mendapat – doni – pertama – juara
       ______________________________________

Lengkapi kalimat dibawah ini dengan kata tanya yang tepat! 

6.    __________________ nama temanmu?
7.    __________________ yang kamu lakukan setiap pulang sekolah ?
8.    __________________ alamat rumah nenekmu?
9.    __________________ kamu dan keluargamu berlibur ke pantai ?
10.  __________________ desa nenek ayu terkena banjir ?

Salinlah kalimat dibawah ini dengan huruf kapital dan tanda baca yang benar!
11.  setiap pagi aku dan doni pergi ke sekolah
       ______________________________________
12.  senam pagi sangat menyehatkan badanku
       ______________________________________
13.  setiap hari minggu pamanku datang
       ______________________________________
14.  riko selalu datang terlambat ke sekolah
       ______________________________________
15.  bulan agustus guruku ulang tahun
       ______________________________________


Lengkapilah kalimat berikut!
16.  Rumah itu sangat kumu.
       Lawan kata kumuh adalah _________________
17.  Persamaan kata kumuh adalah __________

Nelayan 
malam yang cerah 
bulan dan bintang amat indah 
akan menemanimu 
mencari ikan yang melimpah 
walaupun bajumu basah 
anak dan istrimu di rumah 
amatlah gelisah 
menanti sang ayah 
yang amat dicintainya 
nelayan 
lihatlah di depan sana 
ada pijaran cahaya 
yang akan membawamu pulang ke rumah
18.  apa yang dicari nelayan di malam hari?

19.  apa yang menemani nelayan ketika mencari ikan?

20.  bagaimana perasaan anak dan istri nelayan di rumah?
Senin, 21 Juli 2014

Pengertian Sistem Politik Menurut Para Ahli

Pengertian Sistem Politik - Panutan.com. Sebelum kita membahas tentang apa itu pengertian sistem politik, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa yang di maksud dengan sistem. Sistem menurut pamudji (1981:4) merupakan suatu kebulatan atau keseluruhan yang komplek atau terorganisir, suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian-bagian yang membentuk suatu kebulatan atau keseluruhan yang komplek atau utuh. Sistem juga dapat diartikan sebagai kerjasama suatu kelompok yang saling berkaitan secara utuh, apabila suatu bagian terganggu maka bagian yang lain akan merasakan kendalanya.Sedangkan Politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan kebijakan dan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.

Jika di gabungkan dapat disimpulkan bahwa sistem politik itu adalah berbagai macam kegiatan dan proses dari struktur dan fungsi yang bekerja dalam suatu unit atau kesatuan, kesatuan yang dimaksudkan dapat berupa negara atau masyarakat. Seperti judul artikel yang sudah saya tulis, pada kesempatan kali ini saya akan memposting tentang pengertian sistem politik menurut para ahli.

Pengertian Sistem Politik Menurut Para Ahli

Menurut Gabriel A. Almond, sistem politik merupakan organisasi melalui mana masyarakat merumuskan dan berusaha mencapai tujuan-tujuan bersama mereka.

Menurut A. Hooderwerf , bahwa sistem politik adalah seluruh pendirian, kelakuan dan kedudukan, sepanjang bertujuan untuk mempengaruhi isi, terjadinya dan dampak kebijaksanaan pemerintah.

Menurut David Easton, sistem politik adalah keseluruhan interaksi yang mengakibatkan terjadinya pembagian yang diharuskan dari nilai-nilai bagi suatu masyarakat .

Menurut Rober A. Dahl, Sistem politik adalah pola yang tetap dari hubungan – hubungan antara manusia yang melibatkan sampai dengan tingkat tertentu, control, pengaruh, kekuasaan, ataupun wewenang.

Menurut Drs. Sukarno, sistem politik adalah sekumpulan pendapat, prinsip yang membentuk satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur individu atau kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara dan hubungan Negara dengan Negara.

Menurut Rusadi Kartaprawira, sistem politik adalah Mekanisme atau cara kerja seperangkat fungsi atau peranan dalam struktur politik yang berhubungan satu sama lain dan menunjukkan suatu proses yang langggeng.

Menurut Prof. Sri Sumantri sisitem politik adalah sebagai kelembagaan dari hubungan antar manusia yang berupa hubungan antara suprastruktur dan infrastruktur politik.

Itulah pengertian-pengertian tentang sistem politik yang sudah saya dapatkan, semoga bermanfaat.... ^_^
Unknown Materi, Materi PKn

Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan

Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan - Panutan.com. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang sudah ada semenjak kita SD sampai ke bangku kuliah. Dulu mata pelajaran ini lebih dikenal dengan nama PMP, kemudian beralih menjadi PPKn dan sekarang diperingkas lagi menjadi PKn (Pendidikan Kewarganegaraan). Agar lebih memahami tentang apa sih yang terdapat pada materi mata pelajaran Pkn ini, yuk kita bahas bersama-sama.

Berawal dari hakikat pendidikan kewarganegaraan yaitu upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara, demi kelangsungan kehidupan dan kejayaan bangsa dan negara.

Tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan, dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa.

* Standar isi pendidikan kewarganegaraan adalah pengembangan :
1. nilai-nilai cinta tanah air;
2. kesadaran berbangsa dan bernegara;
3. keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara;
4. nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia dan lingkungan hidup;
5. kerelaan berkorban untuk masyarakat, bangsa, dan negara, serta
6. kemampuan awal bela negara.

* Pengembangan standar isi pendidikan kewarganegaraan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dijabarkan dalam rambu-rambu materi pendidikan kewarganegaraan.

* Rambu-rambu materi pendidikan kewarganegaraan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi materi dan kegiatan bersifat fisik dan nonfisik.

* Pengembangan rambu-rambu materi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Menteri sesuai lingkup penyelenggara pendidikan kewarganegaraan.
Unknown Materi PKn

Perubahan Kurikulum Pendidikan dari Masa ke Masa

Kurikulum Pendidikan dari Masa ke Masa - Panutan.com. Dalam dunia pedidikan pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Kurikulum Pendidikan. Pada dasarnya tujuan dari pembentukan kurikulum pendidikan adalah tujuan setiap program pendidikan yang diberikan kepada anak didik, Karena kurikulum merupakan alat antuk mencapai tujuan, maka kurikulum harus dijabarkan dari tujuan umum pendidikan. Dalam sistem pendidikan di Indonesia tujuan pendidikan bersumber kepada falsafah Bangsa Indonesia. Dan dari masa  ke masa dunia pendidikan di Indonesia sudah mengalami beberapa kurikulum, mulai dari kurikulum 1947 sampai dengan sekarang kurikulum 2013.

Dan pada kesempatan kali ini, saya akan membahas apa saja kurikulum pendidikan yang sudah di gunakan atau di laksanakan mulai  dari tahun 1947 sampai 2013 ini. Berikut ini sejarah perubahan kurikulum pendidikan di Indonesia sejak masa awal kemerdekaan tahun 1947 hingga Kurikulum 2006 yang biasa disebut sebagai KTSP ( Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), sebelum akhirnya diubah dengan Kurikulum 2013.

Kurikulum  1947 atau disebut rentjana pelajaran 1947

Kurikulum yang lahir pada masa kenerdekaan ini memakai istilah bahasa belanda leerpian artinya rencana pelajaran. Istilah itu lebih populer dibanding istilah curriculum (bahasa inggris).karena masih dalam suasana perjuangan,pendidikan lebih menekankan pada pembentukan karakter manusia Indonesia merdeka, berdaulat, dan sejajar dengan bangsa di muka bumi ini. Fokus Rencana Pelajaran 1947 tidak menekankan pendidikan pikiran, melainkan hanya pendidikan watak, kesadaran bernegara dan bermasyarakat. Materi pelajaran di hubungkan dengan kejadian sehari-hari, perhatian terhadap kesenian dan pendidikan jasmani.



Kurikulum 1952, Rentjana Pelajaran Terurai 1952.

Kurikulum ini merupakan penyempurnaan kurikulum sebelumnya, merinci setiap mata pelajaran sehingga dinamakan Rentjana Pelajaran Terurai 1952. Kurikulum ini sudah mengarah pada suatu sistem pendidikan nasional. Paling menonjol sekaligus ciri dari kurikulum 1952 ini, yang setiap pelajaran dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Silabus mata pelajaran menunjukkan secara jelas seorang Guru mengajar satu mata pelajaran.


Kurikulum 1964, Rentjana Pendidikan 1964.

Pemerintah kembali menyempurnakan sistem kurikulum pada 1964, namanya Rentjana pendidikan 1964. Ciri-ciri kurikulum ini, pemerintah mempunyai keinginan agar rakyat mendapat pengetahuan akademi untuk pembekalan pada jenjang SD. Sehingga pembelajaran dipusatkan pada program pancawardhana, yaitu pengembangan moral, kecerdasan, emosional atau artistik, keprigelan (keterampilan), dan jasmani .



Kurikulum 1968

Kurikulum 1968 merupakan pembaharuan dari Kurikulum 1964, yaitu dilakukannya perubahan struktur kurikulum pendidikan dari Pancawardhana menjadi pembinaan jiwa pancasila, pengetahuan dasar, dan kecakapan khusus. Kurikulum 1968 merupakan perwujudan dari perubahan orientasi pada pelaksanaan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.

Kurikulum ini merupakan kurikulum terintegrasi pertama. Beberapa mata pelajaran, seperti Sejarah, Ilmu Bumi, dan beberapa cabang ilmu sosial mengalami fusi menjadi Ilmu Pengetahuan Sosial. Beberapa mata pelajaran, seperti Ilmu Hayat, Ilmu Alam, dan sebagainya mengalami fusi menjadi Ilmu Pengetahun Alam (IPS) atau yang sekarang sering disebut Sains

Kelahiran Kurikulum 1968 bersifat politis: mengganti Rentjana Pendidikan 1964 yang dicitrakan sebagai produk Orde Lama. Tujuannya pada pembentukan manusia Pancasila sejati. Kurikulum 1968 menekankan pendekatan organisasi materi pelajaran: kelompok pembinaan Pancasila, pengetahuan dasar, dan kecakapan khusus. Jumlah pelajarannya 9.



Kurikulum 1975

Kurikulum 1975 menekankan pada tujuan, agar pendidikan lebih efisien dan efektif. “Yang melatarbelakangi adalah pengaruh konsep di bidang manejemen, yaitu MBO (management by objective) yang terkenal saat itu,” kata Drs. Mudjito, Ak, MSi, Direktur Pembinaan TK dan SD Depdiknas.

Metode, materi, dan tujuan pengajaran dirinci dalam Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI). Zaman ini dikenal istilah “satuan pelajaran”, yaitu rencana pelajaran setiap satuan bahasan. Setiap satuan pelajaran dirinci lagi: petunjuk umum, tujuan instruksional khusus (TIK), materi pelajaran, alat pelajaran, kegiatan belajar-mengajar, dan evaluasi. Pada Kurikulum 1975 guru dibuat sibuk dengan berbagai catatan kegiatan belajar mengajar.



Kurikulum 1984

Kurikulum ini mengusung pendekatan proses keahlian. meski mengutamakan pendekatan proses, tapi faktor tujuan tetap penting. Kurikulum ini juga sering disebut "Kurikulum 1975 yang disempurnakan". Posisi siswa ditempatkan sebagai subjek belajar. Dari mengamati sesuatu, mengelompokkan, mendiskusikan, hingga melaporkan. Model ini disebut CBSA ( Cara Belajar Siswa Aktif ). Hehehhe... kalo dulu sering orang memplesetkannya jadi Catat Buku Sampai Abis.



Kurikulum 1994 dan Suplemen Kurikulum 1999

Kurikulum 1994 merupakan hasil upaya memadukan kurikulum kurikulum sebelumnya, terutama kurikulum 1975 dan 1984. Sayang, perpaduan antara tujuan dan proses belum berhasil. Sehingga banyak kritik berdatangan, disebabkan oleh beban belajar siswa dinilai terlalu berat, dari muatan nasional sampai muatan lokal. Misalnya bahasa daerah, kesenian, keterampilan daerah, dan lain-lain. Akhirnya, Kurikulum 1994 menjelma menjadi kurikulum super padat.



Tahun 2004 – Kurikulum Berbasis Kompetensi

Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Setiap pelajaran diurai berdasar kompetensi yang harus dicapai siswa. Kurikulum ini cenderung Sentralisme Pendidikan, Kurikulum disusun oleh Tim Pusat secara rinci; Daerah/Sekolah hanya melaksanakan. Kurikulum yang tidak disahkan oleh keputusan/Peraturan Mentri Pendidikan ini mengalami banyak perubahan dibandingkan Kurikulum sebelumnya baik dari orientasi, teori-teori pembelajaran pendukungnya bahkan jumlah jam pelajaran dan durasi tiap jam pelajarannya.

Berdasarkan hal tersebut pemerintah baru menguji cobakan KBK di sejumlah sekolah kota-kota di Pulau Jawa, dan kota besar di luar Pulau Jawa saja. Hasilnya kurang memuaskan. Maka sebagian pakar pendidikan menganggap bahwa pada tahun 2004 tidak terjadi perubahan kurikulum, yang ada adalah Uji Coba Kurikulum di sebagian sekolah yang disebut dengan KBK untuk kemudian disempurnakan pada tahun 2006.



Tahun 2006 – Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Awal 2006 ujicoba KBK dihentikan. Muncullah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Tinjauan dari segi isi dan proses pencapaian target kompetensi pelajaran oleh siswa hingga teknis evaluasi tidaklah banyak perbedaan dengan Kurikulum 2004. Perbedaan yang paling menonjol pada Kurikulum ini adalah lebih konstruktif sehingga guru lebih diberikan kebebasan untuk merencanakan pembelajaran sesuai dengan lingkungan dan kondisi siswa serta kondisi sekolah berada. Hal ini disebabkan karangka dasar (KD), standar kompetensi lulusan (SKL), standar kompetensi dan kompetensi dasar (SKKD) setiap mata pelajaran untuk setiap satuan pendidikan telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Jadi pengambangan perangkat pembelajaran, seperti silabus dan sistem penilaian merupakan kewenangan satuan pendidikan (sekolah) dibawah koordinasi dan supervisi pemerintah Kabupaten/Kota.


Kurikulum 2013

Kuriulum baru yang akan diterapkan pada tahun 2013 tahun ajaran baru. Pada Kurikulum 2013 ini, terdapat sembilan sistem penilaian, yaitu penilaian diri, ulangan harian, ujian tengah semester, ujian sekolah, ujian nasional, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, penilaian proyek dan penilaian autentik. Sembilan sistem penilaian itu dibuat berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 66 Tahun 2013 tentang Sistem Penilaian Pendidikan. Penilaian diri, dilakukan oleh masing-masing siswa dengan mengamati kemampuan sendiri. Ulangan, beberapa ujian dan proyekbisa dilakukan secara tertulis atau dinilai dengan angka. “Sembilan sistem penilaian berdasarkan Permendikbud, mengisyaratkan ujian tengah semester, ujian sekolah dan ujian nasional masih ada dalam Kurikulum 2013.Sistem penilaian itu berlaku bagi semua jenjang sekolah percontohan."
Unknown Kurikulum

Tujuan dan Unsur-Unsur Hukum

Pada postingan sebelumnya yang berjudul Pengertian Hukum dan Penggolongan Hukum, saya memasukkan pengertian hukum secara umum berikut pengertian hukum menurut para ahli serta penggolongannya. Dan kali ini untuk menyambung tentang hukum, saya akan memposting tentang tujuan dan unsur-unsur hukum. Karena segala sesuatu pasti punya tujuan dan unsur-unsurnya.

Yang pertama yang akan saya bahas adalah tujuan hukum. Secara umum tujuan hukum dirumuskan sebagai berikut:

a. Untuk mengatur tata tertib masyarakat secara damai dan adil.
b. Untuk menjaga kepentingan tiap manusia supaya kepentingan itu tidak dapat diganggu.
c. Untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam pergaulan manusia.

Tujuan pokok dari hukum adalah terciptanya ketertiban dalam masyarakat. Ketertiban adalah tujuan pokok dari hukum. Ketertiban merupakan syarat pokok (fundamental) bagi adanya suatu masyarakat manusia di manapun juga.

Untuk mencapai ketertiban dalam masyarakat diperlukan adanya kepastian hukum dalam pergaulan antar manusia dalam masyarakat. Tanpa kepastian hukum dan ketertiban masyarakat, manusia tidak mungkin mengembangkan bakat-bakat dan kemampuan yang diberikan Tuhan kepadanya secara optimal.

Dengan demikian, tujuan hukum adalah terpelihara dan terjaminnya kepastian dan ketertiban. Selain itu, menurut Mochtar Kusumaatmadja, tujuan lain dari hukum adalah tercapainya keadilan. Namun, keadilan itu sering dipahami secara berbeda-beda isi dan ukurannya, menurut masyarakat dan zamannya.

Yang kedua yang akan saya bahas adalah unsur-unsur hukum dan ciri-cirinya.

a. Unsur-unsur hukum di antaranya ialah:
- Peraturan mengenai tingkah laku dalam pergaulan masyarakat;
- Peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib;
- Peraturan itu pada umumnya bersifat memaksa, dan
- Sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tegas.

b. Ciri-ciri hukum yaitu:
- Adanya perintah dan/atau larangan
- Perintah dan/atau larangan itu harus ditaati setiap orang.
Unknown Hukum